Rabu, 02 Februari 2011

Logika dan perasaan

saya tidak dapat mengira semuanya akan datang dan pergi begitu saja,,,
saya tidak pernah mengira akan dalamnya sebuah perasaan,,
saya juga tidak pernah meminta semuanyaa datang dan harus pergi,,
dan saya juga tidak pernah mengira perasaan akan di bawa pergi oleh adanya perpisahan,,
tapii,,begitulah hidup FULL OF SURPRISES,,
detik ini kita tertawa terbahak-bahak dan detk selanjutnya bahkan kita bisa menangis ter isak-isak,,
dan saat ini saya hanya bisa duduk dan berdoa setelah semuanya datang dan pergii,,
sedikit menyandarkan diri di kursi dan sedikit menatap segala yg bergerak tertiup oleh angin lembut,,
dan sedikit pikiran saya menghampiri segala yg indahan yg pernah saya lewati,,*tersenyumkecil 
dan pada saat itu pula sedikit logika saya menyentakkan lamunan dengan berkata LOGIKA TIDAK PANTAS UNTUK MENGIKUTINYA....
saya menyadari atas segala kekecewaan,air mata,yg telah saya berikan di atas nama hati dan perasaan 
berulang kali saya melawan perasaan yg telah di anugrahkan untuk saya demi sebuah logika,,
setiap hari saya lewati untuk berpura-pura benci dengan apa yg saya sangat sayangi
mencoba menghindar dengan kenyataan perasaannn
mencoba bahagiaa mestiii saya harus berjuang keras untuk sebuah ke ikhlasan
yahh bisa di bilang mulut dengan hati tidak sejalan,,
tetap logika saya menguasai untuk tetap mengikutinyaa,,,
Cinta itu lahir tanpa permisi, seperti Tuhan yang kadang mengetuk pintu kita tanpa diminta...
dan beranjak pun tanpa sebuah alasann,,
saya mengikutinyaa,,,
seperti arus air yg mengalir ketempat di mana yg lebih rendahh,,
yg membuat warna hari saya tersamarkan,,
SEMUA INI BOHONGGG,,
move on atau kebencian itu bohong,,kebohongan yg di dorong oleh logika agar mengalahkan sebuah perasaan,,
I LOVE HIM so much GOD
tidak mengitung air mata,tidak mengitung kekecewaan,dan tanpa sebuah alasan apapun
saya tidak bisa mendefinisikan perasaan saya sendirii,,
saya tidak bisa membedakan antara ketulusan dan kebodohan,
diaa menyerah karena sebuah perasaan ketakutan saya akan kehilangannya,saya terlalu menjaganya,saya terlalu dan sangattt takut sedikit tidak menggenggamnya dan ketakutan itu mengakibatkan saya tidak bisa melihatnya lagi,memiliki,dan semuanya telah berubah meskipun perasaan yg saya miliki tidak memudar oleh waktu dan logika,,  
dan sekarang keyakinan saya bahwa CINTA TAK HARUS MEMILIKI itu sangat menguatkan perasaan saya untuk menerima sebuah kenyataan yg tak di pinta,,


 
 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar