Rabu, 03 Oktober 2012

sesederhana itukah?????

  sederhana...

pertemuan yang cukup terhitung oleh manisnya jari.. 

sederhana yang tak terduga..

 

kebahagian yang telah kau tawarkan telah aku genggam oleh harapan yang tak dapat kau hitung seberapa besar itu seberapa tinggi itu...

aku sempat menyimpan mimpi-mimpi indahku di atas pundakmu dan ku simpan rapih di dalam setiap langkah hari-hariku dengan sedikit berbisik kedalam hati u are gonnaa be my future husband ....

percaya itu sedikit demi sedikit aku kirimkan melalui angin malam dan sedikit rerintik hujan itu hanya untukmu...

sedikit menguatkan langkahku untuk lebih cepat melangkah untuk cita-citaku sebagai penuntun masa depan kita kelak...

aku tau jarak yg akan aku tempuh untuk mengirimkan kepercayaanku untukmu tidak semudah menerbangkan layang-layang..

dimana harapanku ketika wktuku untuk meninggalkanmu tiba  kita tau jalan yg kita tuju cita-cita yg kita punya dan kita tau apa yg harus kita lakukan..and u should keep that

niat terbesarku yaitu menemani dan bersamamu menyusun bata-bata satu demi satu untuk tujuan besar yg kau punyaa karna aku tau cita-citamu adalah cita-citaku...

dan bisa aku katakan INI BUKAN SEDERHANA..

sesederhana seorang laki-laki mengatakan i love you i miss u...

seiring singkatnya waktu aku tidak pernah meminta tuhan memberi tahuku badai apa yg kan dia undang...mungkin saja niat tuhan terlalu baik kala ia mengetahui  niat tulusku yg aku simpan rapih untukmu...

dan pada malam itu badai itu datang..pukulan badai itu cukup melunturkan segalanya dalam waktu singkat..sampai aku tau tau lagi bagamana harus menangis bagaimana harus marah...

i can't imagine..thats really hurt more than evrything..

dan kau hanya mengatakan maaf dengan sederhanaaa.....

dengan segala hrapan besar yg aku punya cukupkah maaf?

aku bukan istri dari seorang nabi...ini memukulku KUAT

bukan sesederhana yg kau bayangkan...

harapanku untukmu adalah hidup bersamamu di masa depan..

aku cukup berusaha mengirimkan kepercayaan itu dan dengan kilat itu semua hilangg dengan ketidak berdayaanmu.....

dan aku tidak tau ingin ku siampan dimana lagi harapan menua bersamamu...

 

 

 


 


 

 

      


Tidak ada komentar:

Posting Komentar